Tuesday, 16 October 2012

Kuil Api, Tempat pengumpulan Mayat Agama Zoroaster

Zoroastrianisme adalah sebuah agama dan ajaran filosofi yang didasari oleh ajaran Zarathustra yang dalam bahasa Yunani disebut Zoroaster. Zoroastrianisme dahulu kala adalah sebuah agama yang berasal dari daerah Persia Kuno atau kini dikenal dengan Iran. Di Iran, Zoroastrianisme dikenal dengan sebutan Mazdayasna yaitu kepercayaan yang menyembah kepada Ahura Mazda atau "Tuhan yang bijaksana". begitu cuplikan wikipedia

Saya yakin anda akan terperangah jika baru pertama kali melihat foto-foto ini, ratusan mayat di biarkan membusuk di dalam sebuah bangunan berbentuk lingkaran dan di biarkan di makan oleh burung pemakan bangkai. Dalam pemikiran anda mungkin akan muncul sebuah pertanyaan disisi dunia mana terdapat kengerian seperti itu? Betulkah itu semua adalah perilaku manusia?. Bagi kita ini adalah sebuah kejahatan yang luar biasa terhadap jasad-jasad manusia, namun ternyata ada agama yang menganggap ini adalah sebuah pemulyaan terhadap manusia yang sudah meninggal. Demikianlah keyakinan agama Zoroaster yang menganggap api adalah Tuhan mereka.



Memang begitulah, dengan kacamata budaya dan agama yang berbeda sering kita temukan hal-hal yang kontradiktif terhadap apa yang kita yakini. Kadang suatu hal di anggap mulia namun menurut kita justru hal tersebut adalah gila..!!!



Tempat pemulyaan mayat tersebut dinamakan “The Tower Of Silence” atau juga di sebut sebagai “Kuil Api”. Agama Zoroaster meyakini bahwa tubuh manusia adalah tidak suci sehingga menurut mereka jasad manusia tidak boleh mengotori bumi dan api, atas dasar alasan tersebut jasad manusia tidak boleh di kubur atau di kremasi. Oleh sebab itu sahabat anehdidunia.com orang yang telah meninggal jenazahnya akan di bawa ke kuil Towers of Silence agar di makan oleh burung pemakan bangkai, burung Nasar. Setelah daging telah dimakan habis oleh burung Nasar dan tinggal tersisa tulang maka tulang tersebut akan di buang ke tengah bangunan.



Dalam foto-foto ini anda akan melihat mayat berada di bibir kuil sedangkan di tengah bangunan adalah tulang-tulang yang dagingnya sudah di makan oleh burung Nasar. Sungguh sebuah pemandangan yang mengerikan.

Friday, 12 October 2012

Awan-awan Aneh Di Dunia

Ketika Tuhan tunjukkan kebesarannya


Astronesia-Menurut penjelasan di Wikipedia, awan adalah kumpulan obyek terpantau atau disebut massa yang dapat dilihat dan terbuat dari tetesan air atau kristal beku yang tergantung di
atmosfer bumi.

Proses pembentukan awan sangatlah komplek karena membutuhkan pemanasan, penyubliman dan banyak lagi. Setiap hari bentuk awan tidak pernah sama. Ada beberapa macam bentuk awan yang tergantung di atas permukaan bumi.

Para peneliti mengategorikan jenis-jenis awan tersebut dalam 3 genus dan keluarga seperti
Genus Cirrus (Ci), Genus Cirrocumulus (Cc) dan Genus Cirrostratus (Cs). Dari jenis yang bermacam-macam tersebut terkadang muncul awan yang mempunyai bentuk mulai dari menarik sampai mengerikan.
1. Awan satu
Ketika Tuhan tunjukkan kebesarannya  

Foto di atas diambil di daerah Nashville sekitar pukul 10:00-10:15 pagi. Setelah mengabadikan bentuk awan aneh ini, sang fotografer membawanya ke badan meteorologi lokal. Uniknya, badan meteorologi belum dapat memastikan awan tersebut termasuk jenis apa. Mereka hanya mengatakan bahwa kemungkinan hal tersebut disebabkan oleh sesuatu yang biasa disebut thermal inversion.

2. Awan dua
  Ketika Tuhan tunjukkan kebesarannya
 
Menurut para ilmuwan, awan seperti di atas disebut juga dengan awan Noctilucent. Pihak NASA menjelaskan bahwa awan Noctilucent terletak hampir menyentuh batas akhir antara lapisan terluar pelindung bumi dengan angkasa bebas. Awan jenis ini sangat tipis, bercahaya dan berisi banyak debu angkasa. Awan ini pertama kali diidentifikasikan oleh seorang profesor dari University of Colorado. Dia mengatakan bahwa kemungkinan awan Noctilucent pertama kali terlihat ada saat gunung Krakatau meletus di tahun 1885.

3.Awan Ketiga

Ketika Tuhan tunjukkan kebesarannya
Awan jenis ini memiliki warna yang menyerupai pelangi. Warna tersebut muncul dikarenakan terdapatnya cahaya yang masuk ke kristal es melalui sisi vertical dari kumpulan kristal-kristal tersebut. Dengan sedikit bantuan pantulan sinar matahari, cahaya yang masuk menerobos ke dalam kumpulan kristal es tersebut menyemburkan atau merefleksikan warna-warna dasar seperti proses terjadinya pelangi.
4. Awan empat
http://astronesia.blogspot.com/  

Fenomena awan dengan jenis ini pernah diulas oleh Wired beberapa tahun lalu. Para ahli menyebut awan jenis ini dengan nama Tubular. Awan jenis ini sangat panjang dan diperkirakan dapat mencapai 600 mil. Awan Tubular juga dikenal dengan nama awan Morning Glory. Awan Tubular pernah muncul di Australia, Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan Rusia.

5. Awan lima
  Ketika Tuhan tunjukkan kebesarannya
 
Awan yang nampak seperti di atas dikenal dengan nama Cumulonimbus. Ketika matahari sudah mulai terbenam dan awan ini muncul, maka akan lahir pemandangan yang sangat menakjubkan. Banyak peneliti yang menyebut awan jenis ini dengan panggilan mamma.


6. Awan enam
Ketika Tuhan tunjukkan kebesarannya

Awan jenis satu ini memang terlihat menyeramkan karena terlihat seperti air bah yang akan menenggelamkan bumi. Para ahli menyebutnya dengan nama awan Asperatus. Awan ini dapat ditemui di mana saja di seluruh dunia. Awan Asperatus juga memiliki beberapa sub seperti salah satunya yang paling baru adalah Undulus Asperatus.

Saturday, 6 October 2012

Benda Hitam Seperti Laba-Laba Di Permukaan Mars

http://astronesia.blogspot.com/
Benda Hitam Aneh Mirip Laba-Laba Di Permukaan Mars

Benda hitam seperti laba-laba di permukaan Mars meningkatkan spekulasi

Seseorang waspada Ziggy Stardust, tampaknya ada laba-laba di Mars.

Benda hitam aneh dilihat dari 200 kilometer di atas permukaan Mars yang menghasilkan bunga dan spekulasi bahwa benda tak dikenal bisa apa saja dari geyser ke koloni mikroorganisme berjemur.

NPR menyajikan beberapa foto dari benda, termasuk satu yang diambil oleh Mars Reconnaissance Orbiter pada 27 Januari, 2010 yang muncul untuk menunjukkan "bintik-bintik hitam kecil dotting pegunungan, terutama di sisi cerah, seperti laba-laba berjemur duduk di baris."

Obyek pertama kali terlihat pada tahun 1998. Menariknya, mereka muncul ketika permukaan Mars mulai hangat, muncul di lokasi yang sama sebagian besar waktu. Dan kemudian ketika musim dingin Mars mendekati, mereka menghilang dengan keteraturan yang tepat sama. Gambar telah dibawa ke detail yang lebih besar oleh Michael Benson dalam bukunya "Planetfall:. New Visions Tata Surya"

Kebanyakan ilmuwan, termasuk tim dari US Geological Survey, Hungaria dan European Space Agency, memiliki teori sendiri, tetapi penjelasan terkemuka adalah bahwa objek adalah geyser CO2 meledak dari bawah permukaan planet.

"Jika Anda berada di sana, Anda akan berdiri di atas lempengan es karbon dioksida," kata Phil Christensen dari Arizona State University NPR. "Semua di sekitar Anda, jet deru gas karbon dioksida membuang pasir dan debu beberapa ratus meter ke udara Tanah di bawah ini akan gemuruh.. Anda akan merasakannya di sepatu ruang Anda."

Dan sementara teori geyser adalah penjelasan yang paling populer, belum diverifikasi.

Sementara itu, ada beberapa teori alternatif yang menarik, termasuk salah satu dari sekelompok ilmuwan Hungaria, yang telah berspekulasi bahwa objek sebenarnya koloni mikroorganisme Mars fotosintesis yang muncul setiap tahun untuk berjemur dalam cuaca hangat.

Friday, 5 October 2012

Ada UFO Saat Laga MU Vs Chelsea

http://astronesia.blogspot.com/
Ilustrasi UFO

MANCHESTER — Pemerintah Inggris mengungkap dokumen rahasia selama 30 tahun dan cukup menggegerkan. Salah satu dokumen menunjukkan, ada serangkaian benda yang diduga UFO (unidentified flying object). Salah satunya, UFO itu ada saat Manchester United (MU) bermain di babak perempat final Piala FA melawan Chelsea pada 1999 di Stamford Bridge.
Menurut The Sun, dokumen itu terdiri dari 6.700 halaman. Salah satu laporannya adalah, seorang polisi melihat ada sesuatu di langit di atas London kala MU sedang bertanding melawan Chelsea.
"Tidak seperti apa pun yang pernah saya lihat sebelumnya," ungkap polisi itu.
Polisi itu menggambarkan, dia melihat benda seperti buah kenari berbentuk kotak dan berwarna kuning. Benda itu memiliki empat lampu, melayang di atas kudanya.
Dokumen lain juga menyebutkan seseorang melihat UFO di Wales Barat dan sempat mendarat. Bahkan, dia menyaksikan ada makhluk yang keluar dari benda itu.

Tuesday, 2 October 2012

Galaksi M82 Yang Unik



http://astronesia.blogspot.com/
M82: Galaxy with a Supergalactic Wind
Image Credit: NASA, ESA, The Hubble Heritage Team, (STScI/AURA)
Acknowledgement: M. Mountain (STScI), P. Puxley (NSF), J. Gallagher (U. Wisconsin)
 
Apa yang menerangi Galaxy Cigar? M82, karena hal ini galaksi tidak teratur juga dikenal, diaduk oleh lulus baru-baru ini di dekat galaksi spiral M81 yang besar. Hal ini tidak sepenuhnya menjelaskan sumber gas merah menyala lahiriah berkembang, namun. Bukti terbaru menunjukkan bahwa gas ini sedang didorong keluar oleh angin partikel gabungan muncul dari banyak bintang, bersama-sama menciptakan superwind galaksi ..  

Mosaik fotografi di atas menyoroti warna tertentu dari cahaya merah kuat yang dipancarkan oleh gas hidrogen terionisasi, menunjukkan filamen rinci gas ini. Filamen memperpanjang selama lebih dari 10.000 tahun cahaya. The 12-juta tahun cahaya Galaxy Cigar jauh adalah galaksi paling terang di langit dalam cahaya inframerah, dan dapat dilihat dalam cahaya tampak dengan teleskop kecil terhadap konstelasi Beruang Besar (Ursa Mayor).

Sunday, 30 September 2012

Cumi-Cumi Vampir Dari Neraka

Cumi-cumi vampir dari Neraka, inilah julukan bagi binatang mollusca ini, nama tersebut ternyata hanya di dasarkan dari bentuknya yang mengerikan saja, karena ternyata makanan dari binatang pentakel ini hanyalah sisa-sisa makanan yang berserakan didasar laut dari sisa-sisa makanan binatang laut lainnya.

Keunikan lain yang dimiliki oleh makhluk laut yang aneh ini adalah menggunakan dua filamen panjang untuk menangkap  puing-puing makanan yang jatuh ke dasar laut dan uniknya lagi dia dapat mematikan dirinya sendiri ketika terancam.

Meskipun telah ditemukan lebih dari 100 tahun yang lalu, cumi-cumi vampir tetap merupakan salah satu hewan laut yang paling misterius. Para peneliti telah menemukan sesuatu yang  mengejutkan dari binatang ini  yaitu meskipun disebut sebagai Vampyroteuthis infernalis (cumi-cumi vampir dari neraka)  hewan aneh ini sebenarnya tidak membunuh mangsanya tapi menggunakan dua filamen mirip benang untuk menangkap potongan-potongan sampah organik yang tenggelam ka dasar laut.



http://astrounika.blogspot.com/




Planet Gliese 667C c, Exoplanet Laik Huni di Sistem Tiga Bintang


 Sebuah planet baru kembali ditemukan! Dan yang menarik tentu saja lokasi keberadaannya yang berada di zona laik huni bintang induknya. Artinya planet tersebut bisa mempertahankan air dalam wujud cair di permukaannya. Dan ini adalah indikasi pertama dari sebuah planet laik huni.


Planet baru tersebut merupakan planet Bumi Super dengan indikasi merupakan planet laik huni yang mengitari bintang dekat. Planet Gliese 667C c a.k.a GJ667C c, planet yang saat ini berpotensi sebagai planet laik huni dan kandidat terbaik dari exoplanet serupa Bumi. Meski tentu saja untuk bisa memberi kesimpulan akhir masih dibutuhkan pengamatan lanjutan untuk mengkonfimasi kemampuan mempertahankan kehidupan di exoplanet tersebut.


http://astronesia.blogspot.com/
Ilustrasi sistem keplanetan Gliese 667C yang memiliki planet di zona laik huni. Kredit : Guillem Anglada-Escudé
Planet Gliese 667C c
Planet Bumi Super yang menjadi kandidat planet laik huni Gliese 667C c merupakan planet yang menginduk pada salah satu bintang di sistem bintang bertiga. Ia mengitari bintang induknya dalam waktu 28 hari dan memiliki massa minimum 4,5 kali massa Bumi. Dan pastinya, si planet ini berada dalam zona laik huni bintang. Lokasi yang tidak terlalu panas dan tidak terllau dingin untuk keberadaan air dalam wujud cair di permukaan planet.

Diagram sistem keplanetan Gliese 667C. Kredit : UC Santa Cruz
Hasil penelitian tim internasional ini juga menunjukkan adanya kemungkinan keberadaan 2 atau 3 planet lagi yang ikut mengitari bintang dengan jarak 22 tahun cahaya dari Bumi di rasi Scorpius.  Gliese 667C c mengitari bintang katai merah Gliese 667C bersama planet Gliese 667C b, dan jarak Gliese 667C c dari bintang induknya sangat dekat yakni 0,12 SA. Jauh lebih dekat dari Merkurius ke Matahari. Tapi bintang induknya jauh lebih redup dari Matahari dan bisa memberikan energi yang cukup bagi planet untuk menjaga temperatur kebumiannya.

Temperatur di Gliese 667C c memang masih belu dapat dipastikan, tapi jika diasumsikan ia memiliki atmosfer kebumian yang sama, maka temperaturnya bisa jadi berkisar ~30º C dan seraga di seluruh planet. Tapi jika si planet memiliki atmosfer yang lebih masif, temperaturnya akan lebih tinggi dan tidak akan cocok bagi kehidupan.

Komposisi Gliese 667C c memang masih belum diketahui karena ukurannya juga belum diketahui, salah satu komponen penting yang digunakan untuk menghitung kerapatan.  Bisa saja planet Gliese 667C c merupakan planet batuan, lautan atau bahkan planet gas.  Hanya planet batuan atau planet lautan yang bisa dikategorikan sebagai planet laik huni. Untuk memenuhi kriteria itu, ukuran radiusnya haruslah di antara 1,7 – 2,2 radius Bumi.

Untuk mengetahui ukuran planet Gliese 667C c bisa dilakukan melalui metode transit seperti yang dilakukan Kepler. Tapi untuk kasus Gliese 667C c, kemungkinan ia adalah exoplanet transit sangatlah kecil.

Sistem Bintang Bertiga
Bintang induk dari planet Gliese 667C c, bintang Gliese 667C merupakan bintang katai kelas M yang mengorbit bintang Gliese 667A dan Gliese 667B pada jarak lebih dari 230 SA (sekitar 6 kali jarak Matahari – Pluto). Artinya, bintang Gliese 667C merupakan bagian dari sistem bintang bertiga. Meskipun demikian, lingkungan termal Gliese 667C c hanya dipengaruhi oleh sang bintang induk dan tidak dipengaruhi oleh dua bintang lainnya.

Dua bintang lainnya Gliese 667A dan Gliese 667B merupakan pasangan katai coklat oranye dengan konsentrasi kelimpahan elemen berat hanya 25% dari yang dimiliki Matahari. Elemen tersebut merupakan penyusun penting dalam membentuk sebuah planet kebumian. Karena itu diperkirakan kalau bintang dengan kelimpahan logam yang rendah tidak akan dapat memiliki kelimpahan planet bermassa rendah. Hal yang sama juga pada Gliese 667C. Bintang ini hanya memiliki sedikit kelimpahan elemen yang lebih berat dari helium seperti besi, karbon dan silikon.  Penemuan ini memberi indikasi kalau planet yang potensial untuk laik huni bisa muncul di lingkungan yang jauh berbeda dari yang diketahui sebelumnya.

Pengamatan Gliese 667C c
Tim pengamat yang terdiri dari astronom seperti Steven Vogt dan Eugenio Rivera (UC Santa Cruz) dan dipimpin oleh Guillem Anglada-Escudé dan Paul Butler (Carnegie Institution for Science), menggunakan data publik dari ESO dan kemudian menganalisa data tersebut. Selai itu mereka melakukan pengukuran ulang dengan menggunakan High Resolution Echelle Spectrograph dari W. M. Keck Observatory dan spektograf baru Carnegie Planet Finder Spectrograph pada teleskop Magellan II. Teknik yang mereka gunakan adalah mencari goyangan kecil pada gerak bintang yang disebabkan oleh gangguan gravitasi si planet.

Dalam sistem yang sama, telah ditemukan juga sebelumnya planet Bumi Super Giese 667C b dengan periode 7,2 hari meski tidak pernah dipublikasikan. Orbit planet tersebut sangat dekat dengan bintang sehingga akan terlalu panas untuk keberadaan air dalam wujud cair. Pengamatan baru akan dilakukan untuk menentukan parameter orbit dari planet Gliese 667C b tersebut.

Selain Gliese 667C c, para astronom juga menemukan planet gas raksasa dan tambahan planet Bumi Super lainnya yang mengorbit dengan periode 75 hari. Tapi untuk mengkonfirmasi keberadaannya masih dibutuhkan pengamatan lanjutan di masa depan.

Sampai saat ini dunia exoplanet sudah memiliki 750 planet yang sudah dikonfirmasi dan masih ada 2000 kandidat planet yang dilihat wahana Kepler yang maish harus dicari tahu apakah mereka benar-benar planet ataukah bukan. Dan manusia pun semakin mendekati impian dan harapannya untuk menemukan planet kembar Bumi lainnya di jagad semesta ini.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More